Kegiatan Integrasi Kampung KB dengan Mitra Kerja

Kegiatan Integrasi Kampung KB dengan Mitra Kerja di Di Kampung Tri Mulya Jaya Kecamatan Banjar Agung, Kab. Tulang Bawang.
Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung, Anggota Komisi IX DPR RI, Frans Agung Mula Putra yang didampingi oleh Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk, (Direnduk) BKKBN dan Kabid. Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Prov. Lampung,melakukan kunjungan kerja (Kunker) dalam rangka kegiatan Integrasi Kampung KB dengan Mitra Kerja serta melakukan monitoring program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kampung Tri Mulya Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang pada Senin (30/10/2017).
Dalam kunker di Kabupaten tersebut, rombongan diterima oleh PJ Kepala Kampung, Deddy Miske, SKM di Balai Kampung Tri Mulya Jaya.
Seusai pertemuan, PJ Kepala Kampung Tri Mulya Jaya bersama-sama dengan Anggota Komisi IX DPR RI, dan rombongan menuju tempat kegiatan, di halaman balai Kampung Tri Mulya Jaya, untuk memberikan sosialisasi program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Pertemuan sosialisasi dihadiri oleh 250 orang, termasuk tokoh adat, agama dan tokoh masyarakat yang ada di Kampung Tri Mulya Jaya, selain itu tampak hadir Pengurus Forum Komunikasi Masyarakat FKM Tri Mulya Jaya Bersama Anggotanya.
Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Lampung pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa , Kampung Tri Mulya Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang merupakan Kampung KB yang telah dicanangkan oleh Bupati Tulang Bawang. Lebih lanjut beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama memberikan perhatian di Kampung Tri Mulya Jaya dalam pengembangan program KKBPK “termasuk saat ini sedang dilakukan perbaikan sarana dan prasarana jalan” ujar beliau.

Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Lampung juga menekankan akan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari dalam keluarga. Bahwa keluarga merupakan wahana pertama dan utama dalam menanamkan nilai integritas, etos kerja dan gotong royong. Jadi sumber daya manusia yang berkualitas itu sangat penting, dan itu dimulai dari masa konsepsi sampai bayi berusia lima tahun.
PJ Kepala Kampung Tri Mulya Jaya Deddy Miske, SKM dalam sambutannya mengatakan bahwa Kampung Tri Mulya Jaya merupakan salah satu Kampung yang ada di Kabupaten Tulang Bawang. Kampung Tri Mulya Jaya selain telah  dicanangkan sebagai Kampung KB, Pemerintah Daerah juga melaksanakan berbagai program untuk pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Kampung Tri Mulya Jaya merupakan Kampung paling terpencil di Kecamatan Banjar Agung,sarana dan prasarana infrastruktur juga air bersih yg masih kurang memadai, dan termasuk ekonomi masyarakat, untuk itu memang perlu kerjasama semua sektor. Dinas PU mengerjakan sarana dan prasarana jalan, sementara Badan PP, KB dan KS Kab. Tulang bawang mengurus dalam program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga” ujar Deddy Miske.
Anggota Komisi IX DPR RI, Frank Mula Putra Nata Manggala, pada kegiatan tersebut mengatakan, dengan melihat pertumbuhan penduduk yang cukup besar di Indonesia, termasuk di Kab Tulang Bawang bahwa Komisi IX DPR RI dan BKKBN bekerja sama untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar bagaimana menjadi keluarga sejahtera. Menurut Frans, bahwa tujuan berbangsa dan bernegara adalah bagaimana rakyatnya dapat sejahtera, termasuk bagaimana menyejahterakan masyarakat baik di tingkat Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa dan bahkan dalam rumah tangga (keluarga). Selain itu, menurut Frans, bahwa di Provinsi Lampung memiliki rata-rata jumlah anak antara 3 – 4 orang anak, dengan jumlah peserta KB yang masih rendah, sehingga tingkat kesejahteraan masih jauh dari yang diharapkan.
Sembilan agenda prioritas pembangunan (Nawa Cita) atau 9 Nawa Cita/ agenda prioritas, salah satu agenda prioritas adalah agenda ketiga, yaitu pembangunan harus dimulai dari   pinggiran/desa bukan dari kota, karena itu, menurut frans, maka salah satu bukti pembangunan yang dimulai dari desa maka dicanangkan kampung KB.supaya masyarakat dikampung ini bisa mencapai tingkat kesejahteraan tertentu, dengan cara seluruh dinas harus masuk di kampung ini” terangnya.