Memperingati hari kartini dengan lomba senam BMW dan nasi tumpeng

Hari Kartini 21 april 2018.

trimulyajaya.desa.id     Pada hari sabtu, 21 april 2018 Indonesia memperingati hari kartini. Beliau merupakan sosok pahlawan emansipasi Indonesia. Pemikirannya membuat kaum wanita di Indonesia punya kesempatan dan hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan mewujudkan cita-citanya. Mengapa setiap tanggal 21 april disebut sebagai hari kartini? Ini karena pada tanggal 21 april bertepatan dengan kelahiran RA Kartini.

Sejarah diperingatinya hari kartini pada tanggal 21 april adalah setelah ditetapkan oleh presiden Republik Indonesia no 108 tahun 1964 tertanggal 2 mei 1964. Dimana kartini ditetapkan sebagai pahlawan kemerdekaan nasional. RA Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati jepara dan ibunya bernama M.A. Ngasirah.

Peserta lomba seanm BMW dihari kartini.(dok.desa/fhoto:erwin).

Sabtu, 21 april 2018 diselenggarakan acara memperingati hari kartini di kampung trimulya jaya dengan beragam acara diantaranya adalah lomba senam BMW, lomba menghiasi nasi tumpeng, lomba volly ibu-ibu antar rk, lomba sepakbola ibu-ibu antar rk. Untuk perlombaan volly dan sepakbola antar rk dilaksanakan jauh – jauh hari. Sedangkan untuk perlombaan senam BMW dan menghias nasi tumpeng dilaksanakan tepat pada tanggal 21 april.

Kegiatan lomba memperingati hari kartini diikuti oleh setiap perwakilan rk, dikampung trimulya jaya. Semangat dan antusias para warga trimulya jaya khususnya ibu-ibu terlihat dari senyum bahagia saat mengikuti setiap lomba.Peringatan hari kartini bukan hanya sebatas acara seremonial semata dan sebatas penggunaan sanggul dan kebaya bagi perempuan Indonesia. Lebih dari itu, peringatan hari kartini sudah selayaknya berkaitan langsung dan tegas dengan kesetaraan hak antara perempuan dan laki-laki.

 

Peserta sedang menghiasi nasi tumpeng.(dok.desa/fhoto:erwin).

 

Foto bersama ibu lurah dan peserta lomba tumpeng.(dok.desa/fhoto:erwin).

Diharapkan dengan acara memperingati hari kartini sebagai momen untuk memperkuat dan memperluas pemberdayaan perempuan Indonesia, hari untuk memperkuat penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Dengan kegiatan ini dapat mempersatukan dan memperkuat hubungan talisilahturahmi.