RENCANA KEGIATAN DANA DESA DI KAMPUNG TRI MULYA JAYA, KECAMATAN BANJAR AGUNG, KABUPATEN TULANG BAWANG TAHUN 2018

KEPALA KAMPUNG TRIMULYA JAYA.

Tri Mulya jaya.desa.id     Rabu 18/05/2018  Dana desa pada prinsipnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa melalui peningkatan pelayanan publik desa, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan. Saat ini masih banyak pihak yang awam terhadap anggaran dasa. Perlu ada media yang tepat dan menarik agar masyarakat bisa melihat dan memahami apa yang telah dilakukan sebagai desa dalam penggunaan anggaran dasar. Selain masalah transportasi dan komunikasi anggaran desa, kita juga mencermati ada hal yang menarik yaitu peran badan usaha desa (BUMDESA) dalam menggerakkan ekonomi desa.

Saat ini perlu segera diwujudkan kewajiban pengalokasian dana desa yang lebih merata dengan tepat memperhatikan unsur keadilan seperti dicerminkan pada berbagai veritabe yang telah diatur dalam UU desa (jumlah penduduk, jumlah penduduk miskin dan luas wilayah). Setiap kegiatan yang pendanaannya diambil dari alokasi dana desa harus melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi secara terbuka dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat. Seluruh kegiatan dan penggunaan Alokasi dana Desa harus dapat dipertanggung jawabkan secara administrasi, teknis dan hukum. Alokasi Dana Desa harus di gunakan dengan prinsip hemat, terarah dan terkendali. Jenis kegiatan yang akan didanai melalui Alokasi Dana Desa diharapkan mampu untuk meningkatkan sarana pelayanan masyarakat, berupa pemenuhan kebutuhan dasar,penguatan kelembagaan dana dan kegiatan lainnya yang di butuhkan masyarakat desa dengan pengambilan keputusan melalui jalan musyawarah. Alokasi Dana Desa harus dicatat di dalam anggaran pendapatan Dan belanja desa melalui proses penganggaran yang sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

 

Foto 0% pembangunan onderlah yang berlokasi di RK 01 tri mulya jaya. (Dok desa.id / fhoto:monok).

 

Anggaran tahun 2018 jumlah aggaran ADD dan DD pendataan kampung secara keseluruhan dalam satu tahun sesuai APBKam sebesar Rp.1.299.796.925,-. Dimana dari dana tersebut akan dia alokasikan dibeberapa bidang yaitu: Bidang I. Bidang penyelenggaraan pemerintah kampung (sumber dana DK,ADK,BUMAKAM dan PROPINSI) Rp.563.804.142,-, dimana dari dana tersebut akan dialokasikan untuk beberapa kegiatan, yang diantaranya: Penghasialan tetap kepala kampung dan perangkat nya (ADD Rp.109.740.000,-), tujuannya BPK dan anggota (ADD Rp.68.400.000,-), insentif rukun tetangga (RT) (ADK Rp.60.000.000,-), kegiatan operasional kantor kampung (DK,BUMAKAM / propinsi Rp.128.965.124,-), kegiatan operasional badan permusyawaratan kampung (DK Rp.17.110.000,-), kegiatan operasional RT dan RK (ADK,dan DK Rp.64.800.000,-), honor tim pelaksana teknis pengelolaan keuangan desa (PTPKB) (DK Rp.33.900.000,-), kegiatan penyusunanperaturan pemerintah kampung (DK Rp.3.250.000,-), kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kantor kampung (ADK Rp.16.586.800,-), kegiatan pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi kampung (TIK) (DK Rp.40.265.000,-), kegiatan operasional ambulan kampung (ADK Rp.15.787.200,-), dan kegiatan penunjang profil kampung (DK Rp.5.000.000,-).

Bidang II. bidang penyelenggaraan pemerintah kampung (sumber dana DK dan ADK) Rp.566.591.600,-. Dimana dari dana tersebut akan dialokasikan untuk beberapa kegiatan, yang diantaranya: Kegiatan pembangunan drainase batu belah 245 M /0,6×0,4 M lokasi RK 02 (DK Rp.85.765.200,-), kegiatan pembangunan gorong-gorong 4,5×0,6×0,6 dua unit lokasi RK 01 dan RK 02 (ADK Rp.18.376.000,-), kegiatan pembangunan gorong-gorong 5×0,6×0,6 M dua unit lokasi RK 01 RK 03 (DK Rp.19.710.000,-), kegiatan pembangunan jalan kampung/onderlagh sepanjang 360×3 M lokasi di RK 01 (DK Rp.114.704.000,-), kegiatan pembangunan selokan 400 M/0,8×0,6 Meter lokasi RK 02 , RK 03 dan RK 04 (DK Rp.11.056.000,-), kegiatan penerangan lingkungan pemukiman/pekarangan rumah (lampu ting 93 buah) (DK Rp.44.547.000,-), kegiatan pengadaan dan pembangunan air bersih bersekala kampung/sumur bor 40 M Lokasi RK 03 (DK Rp.38.568.000,-), kegiatan pengadaan mobil/kapal motor untuk ambulance kampung (ADK Rp.199.250.000,-), kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan gedung PAUD lokasi RK 01 (DK Rp.14.521.400,-), kegiatan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana infrastruktur Kampung (pemeliharaan PAMSIMAS lokasi RK 01) (DK Rp.6.120.000,-), dan Kegiatan pengadaan, pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana peribadatan keagamaan (kegiatan pengadaan Tenda Kematian) (Rp.13.974.000,-).

 

Fhoto 0% pembangunan gorong-gorong yang berlokasi di RK 02 tri mulya jaya. (Dok desa id / fhoto:monok).

 

Bidang III. Bidang pembinaan masyarakat (sumber dana DK) Rp.83.680.000,-. Kegiatan pembinaan ketentraman dan ketertipan di kampung LINMAS dianggarkan (DK Rp.16.100.000,-), Kegiatan Pembinaan Karang Taruna (DK Rp.8.000.000,-), Pembinaan Kesejahteraan Tenaga Honorer Pendidikan (DK Rp.5.400.000,-), Pembinaan Kesenian Tradisional (DK Rp.8.000.000,-), Pembinaan Ketentraman, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat ( DK Rp.2.000.000,-), Kegiatan pembinaan lomba kampung/P3KSS dab GSI/kesrak PKK (DK Rp.10.000.000,-), Pembinaan LPMK (DK Rp.9.180.000,-), Kegiatan Pembinaan PKK (DK Rp.19.200.000,-), dan Kegiatan Pembinaan/Peningkatan Kader Posyandu (DK Rp.5.800.000,-).

Bidang IV. Bidang Pemberdayaan Masyarakat (sumber dana DK) Rp.85.720.000,-, dimana dibidang tersebut akan dialokasikan untuk bantuan insentif guru PAUD/TK (DK Rp.19.200.000,-), bantuan insentif guru taman belajar keagamaan (DK Rp.27.000.000,-), bantuan bidang pemberdaya olahraga (DK Rp.4.900.000,-), kegiatan pelatihan aparatur kampung (DK Rp.3.000.000,-), Kegiatan bantuan insentif kader posyandu dan kader kesehatan (DK Rp.6.000.000,-), Kegiatan pemberdaya pekerja sosial masyarakat (DK Rp.5.500.000,-), kegiatan pengelolaan pemantauan pertumbuhan dan penyedia makanan sehat untuk peningkatan gizi bagi balita dan anak sekolah (DK Rp.3.120.000,-), kegiatan pengembangan sistem administrasi keuangan dan aset kampung berbasis data digital/DISKEUDES (DK Rp.3.000.000,-), kegiatan pengembangan unit pengaduan, bantuan hukum dan paralegal di kampung (DK Rp.3.000.000,-), Kegiatan penyelenggaraan bantuan kepada warga miskin, warga disabilitas, perempuan, anak dan kelompok marginal (DK Rp.5.000.000,-), Kegiatan Penyusunan profil kampung/data kampung (DK Rp.3.000.000,-), dan website kampung (DK Rp.3.000.000,-).

 

Fhoto 0% pembangunan talut yang berlokasi di RK 02 tri mulya jaya. (Dok desa.id / fhoto:monok).

 

Rencana kerja realisali dana desa tahap pertama 20% sebesar Rp.148.731.385,-, dari dana tersebut akan dialokasikan untuk beberapa Bidang Pembangunan dan Penyelenggaraan Pemerintahan yaitu, Kegiatan operasional Kantor Kampung (DK Rp.21.851.385,-), kegiatan operasional BPK (DK Rp.900.000,-), kegiatan operasional RT dan RK (DK Rp.1.200.000,-), kegiatan Teknologi informasi komunikasi (TIK) (DK Rp.20.610.000,-), kegiatan pembangunan onderlagh sepanjang 360×3 Meter yang berlokasi di Rk01 (DK Rp.61.675.000,-), kegiatan sarpras infrastruktur Kampung (pemeliharaan PAMSIMAS lokasi RK 01) (DK Rp.6.000.000,-), kegiatan pembinaan LINMAS (DK Rp.4.150.000,-), kegiatan pembinaan kesejahteraan tenaga honorer pendidikan / tenaga kesehatan (DK Rp.1.350.000,-), kegiatan pembinaan ketentraman, Keamanan, dan Ketertiban Masyarakat (DK Rp.500.000,-), pembinaan LPMK (DK Rp.2.745.000,-), pembinaan PKK (DK Rp.6.475.000,-), pembinaan kader posyandu (DK Rp.1.000.000,-), insentif guru keagamaan (DK Rp.3.600.000,-), bantuan bidang olahraga (DK Rp.4.900.000,-), bantuan insentif kader posyandu dan kesehatan (DK Rp.1.500.000,-), dan pemberdayaan pekerja sosial masyarakat (PSM) (DK Rp.1.800.000,-).

 

Fhoto 0% pembuatan sumur bor yang berlokasi di RK 03 trimulya jaya. (Dok desa.id / fhoto:monok).

 

Dengan adanya program dena desa, sangat membantu untuk fasilitas kampung dalam bidang apapun seperti pembangunan jalan, gedung-gedung yang berada dalam lingkup kampung, DLL, maupun pemberdayaan masyarakat sangat dirasakan sekali oleh masyarakat luas”. Kepala kampung Ujang Wahyu Utomo,SE. berharap kepada Pemerintah Pusat maupun Daerah agar merealisasikan anggaran Dana Desa di tahun 2018 ini sepenuhnya, serta berharap program ini bisa berkelanjut seterusnya, karena sangat bermanfaat sekali bagi seluruh Kampung khususnya tri mulya jaya untuk menambah aset dan Fasilitas Kampung dibidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.