Imunisasi rubella di kampung tri mulya jaya agustus 2018

Anak-anak dan ibuknya fhoto bersama dengan para bidan puskesmas tulang satu. ( Dok desa.id / fhoto : monok ).

trimulyajaya.desa.id   Rabu 01/08/2018 Rubella merupakan penyakit infeksi virus yang menyerang kulit dan kelenjar getah bening. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, umumnya rubella hanya menimbulkan gejala ringan yang tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Rubella menjadi penyakit membahayakan ketika menginfeksi ibu hamil, karena dapat menimbulkan kecacatan pada janin yang dikandung. Penyakit rubella disebabkan oleh virus rubella. Virus ini menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan air liur saat penderita rubella bersin, batuk, atau berbagi makanan dengan orang lain yang sehat. Gejala Infeksi penyakit rubella didahului dengan demam ringan selama 1–2 hari, disertai pembengkakan kelenjar getah bening di leher belakang atau di belakang telinga. Setelah itu barulah muncul ruam kemerahan di kulit, dimulai dari wajah dan menyebar hingga ke tangan dan kaki. Kadang ruam kemerahan ini terasa agak gatal, Ruam akan hilang dalam waktu 1–3 hari.

Selain itu dapat muncul gejala lain berupa sakit kepala, pegal-pegal, tidak nafsu makan, mata merah, atau nyeri sendi. Namun demikian pada orang yang daya tahan tubuhnya baik, rubella seringkali hanya menimbulkan gejala ringan, atau bahkan tak bergejala sama sekali. Rubella menjadi berbahaya ketika ibu hamil yang terinfeksi, karena infeksi rubella pada ibu hamil dapat menimbulkan kecacatan janin. Bayi yang lahir nantinya berpotensi mengalami congenital rubella syndrome, yaitu kecacatan bayi akibat infeksi Rubella yang ditandai dengan penyakit jantung bawaan, gangguan pendengaran, katarak, retardasi mental, atau gangguan hati dan sumsum tulang.

Bidan Susi Arlina sedang melakukan imunisasi rubella kepada salah satu anak TK wijaya kusuma. ( Dok desa.id / fhoto : monok ).

 

Dalam pos pelayanan imunisasi rubella kali ini telah dihadiri oleh enem ( 6 ) Bidan yaitu Bidan Susi arlina, Bidan Suwarni, Bidan Dewi ristiani tiga Bidan yang bertugas melakukan imunisasi Rubella kepada anak-anak ( TK ) dan paud se kampung tri mulya jaya. Sedangkan Bidan Ida maryam, Bidan Lina susilowati, Bidan Reni saputri yang bertugas melakukan imunisasi rubella kepada anak-anak sekolah dasar ( SD ) se kampung tri mulya jaya. Diagnosis umumnya, dokter hanya membutuhkan pemeriksaan fisik secara menyeluruh untuk menentukan adanya penyakit rubella. Pada kasus tertentu kadang diperlukan pemeriksaan antibodi IgM anti rubella, yang didapatkan melalui pemeriksaan darah.

Rubella dapat dicegah dengan imunisasi rubella. Di Indonesia imunisasi rubella diberikan dalam bentuk imunisasi MMR atau MR. Jenis imunisasi ini diberikan pada usia 15 bulan. Kemudian diulangi lagi pada usia 5 tahun. Bila orang dewasa belum menerima imunisasi ini, imunisasi MR atau MMR juga dapat diberikan pada orang dewasa asalkan tidak sedang hamil. Pada wanita sebaiknya tidak merencanakan kehamilan dalam 1 bulan setelah imunisasi rubella. Selain dengan imunisasi tindakan lain yang juga bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran rubella adalah menghindari kontak dengan penderita rubella. Khususnya jika Anda belum pernah mendapatkan vaksin MMR atau MR, menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan, misalnya saat Anda pulang dari bepergian atau melakukan kontak dengan penderita rubella.

Anak-anak yang di temenin ibuknya yang sedang menunggu giliran imunisasi rubella. ( Dok desa.id / fhoto : monok ).

Dengan diadakannya Imunisasi rubella di kampung tri mulya jaya mudah-mudahan anak-anak menjadi anak-anak lebih sehat. karena kesehatan anak-anak sangatlah penting dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Dengan anak-anak yang sehat kita dapat menumbuhkan generasi-generasai yang kuat dan cerdas, yang dikemudian hari nanti dapat berguna untuk nusa dan bangsa.