Pembangunan gapura depan kantor kampung tri mulya jaya 2019

Gapura kantor kampung KB tri mulya jaya. ( Dok desa.id / fhoto : Monok )

trimulyajaya.desa.id      Kamis ( 05/09/2019 )  Gapura adalah suatu struktur berupa pintu masuk atau pintu gerbang ke suatu kawasan. Dalam bidang arsitektur gapura sering disebut dengan entrance, yang memang diartikan sebagai pintu masuk atau pintu gerbang dalam bahasa Indonesia. Namun entrance itu sendiri tidak bisa diartikan sebagai gapura. Gapura juga dapat dijadikan sebagai simbol, dimana simbol yang dimaksudkan disini bisa juga diartikan sebuah ikon suatu wilayah atau area. Secara hirarki sebuah gapura bisa disebut sebagai ikon karena gapura itu sendiri lebih sering menjadi komponen pertama yang dilihat ketika kita memasuki suatu wilayah.

Gapura bukan semata-mata bangunan fisik yang diartikan sebagai pintu gerbang, tanda batas kota, kabupaten, desa atau kampung. Menurut tradisi, gapura merupakan wujud ungkapan selamat datang yang familiar. Gapura mewakili keramahan dan rasa hormat tuan rumah kepada setiap orang atau tamu yang datang. Demikian pula pembangunan gapura masuk kampung tri mulya jaya, kecamatan banjar agung,kabupaten tulang bawang provinsi lampung, bertujuan untuk menampilkan identitas atau ikon kantor kampung tri mulya jaya, memperindah tampilan serta sebagai ungkapan keramahan dan rasa hormat kepada masyarakat maupun semua tamu yang berkunjung ke kantor kampung.

Foto proses pengecatan gapura kampung tri mulya jaya. ( Dok desa.id / fhoto : Monok )

Ungkap Kepala kampung Ujang Wahyu Utomo, S.E segala kegiatan dan pelaksanaan yang berada di kampung tri mulya jaya, selalu dilengkapi dengan papan informasi. Ini adalah bentuk transparansi pemerintah kampung kepada masyarakat tri mulya jaya yang baik dalam perencanaan dan pengawasan yang baik pula. Dalam pelaksanan kegiatan pembangunan tahap dua, baik perangkat desa [kaur pembangun] berperan dan membantu kegiatan pelaksanaan sesuai fungsi dan tugasnya. Selain perangkat desa, ketua TPK pun juga hadir di lokasi kegiatan dalam pelaksanaan pembangunan tersebut.

Pembangunan gapura tersebut dibangun oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang diketuai oleh Bapak Obar Sobarna dengan menggunakan dana yang bersumber dari APBKam tahun 2019, dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 31,483,400,- yang selesai pada akhir bulan Agustus ini. Gapura yang dibangun berukuran lebar 6 meter, tinggi 4 meter. Pembangunan gapura balai kampung tri mulya jaya, kecamatan banjar agung,kabupaten tulang bawang provinsi lampung yang berlokasi di RT 03 Dusun 01. Selain sebagai ikon yang menambah keindahan suasana Balai Kampung, gapura tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja aparatur kampung dalam melayani masyarakat.

Foto proses pemasangan papan cor gapura kampung tri mulya jaya. ( Dok desa.id / fhoto : Monok )

Pada akhirnya, dengan pembangunan gapura kantor desa ini diharapkan masyarakat lebih mengenal Desa tri mulya jaya sebagai desa maju yang ramah dan asri.

Facebook Comments